Facebook Ads Performance Analyzer
Riki MarkeThink · Advertising & Analytics

Facebook Ads Performance Analyzer

Masukkan data iklan Facebook & Instagram Ads Anda secara manual, lalu dapatkan skor performa, diagnosis masalah, dan rekomendasi optimasi — tanpa login dan tanpa menghubungkan akun iklan.

Aman & privatSemua perhitungan berjalan di browser Anda. Data tidak dikirim ke server mana pun.
TransparanSetiap skor menampilkan metrik, pembanding, dan bobot yang dipakai.
Bisa ditindaklanjutiHasil berupa diagnosis dan rekomendasi aksi, bukan sekadar tumpukan angka.
Langkah 1

Konteks Kampanye

Konteks menentukan metrik mana yang dinilai dan seberapa besar bobotnya.

Menentukan metrik utama dan bobot penilaian.
Dicatat sebagai konteks laporan. Benchmark khusus per kategori masuk pengembangan v2.
Benchmark biaya bawaan disusun dalam Rupiah.
Dipakai untuk menilai kewajaran frekuensi. Acuan frekuensi mengasumsikan rentang 7 hari.
Dipakai untuk menghitung break-even ROAS dan estimasi laba kotor. Tanpa margin, laba/rugi tidak disimpulkan.
Kosongkan bila belum tahu — tool akan memakai benchmark bawaan.
Kosongkan bila belum tahu — tool akan memakai benchmark bawaan.
Langkah 2

Data Ad Set

Ambil angka dari Ads Manager pada level ad set. Satu baris untuk satu ad set. Kolom yang tidak wajib boleh dikosongkan.

Nama ad set Belanja iklan * Impresi * Jangkauan Klik tautan * Hasil * Nilai konversi *
* wajib diisi
Tempel data dari Excel atau Google Sheets

Salin baris dari spreadsheet lalu tempel di kotak ini. Urutan kolom: Nama, Belanja, Impresi, Jangkauan, Klik, Hasil, Nilai konversi. Baris berisi judul kolom akan dilewati otomatis.

Isi minimal satu ad set untuk mulai menganalisis.
Referensi

Benchmark Bawaan

Dipakai hanya bila Anda tidak mengisi target sendiri. Selalu dapat Anda lihat dan periksa.

TujuanCTR linkCPMCVRBiaya per hasilFrekuensi (7 hari)
Penjualan1,0 – 1,8%Rp25.000 – 60.0001,5 – 3,0%ROAS 2,0 – 3,0≤ 2,5
Leads1,2 – 2,0%Rp20.000 – 50.0005 – 12%CPL Rp15.000 – 50.000≤ 2,5
Traffic1,5 – 3,0%Rp15.000 – 40.000—CPC Rp500 – 1.500≤ 3,0
Awareness0,5 – 1,2%Rp10.000 – 35.000—Frekuensi 1,5 – 2,5≤ 2,5

Cara pemakaian: untuk metrik yang makin besar makin baik (CTR, CVR, ROAS) tool memakai batas bawah rentang sebagai standar minimal; untuk metrik biaya yang makin kecil makin baik (CPM, CPC, CPA/CPL) tool memakai batas atas rentang sebagai batas wajar.

Disclaimer benchmark. Angka di atas adalah estimasi internal Riki MarkeThink berbasis pola umum pasar Indonesia untuk keperluan MVP. Ini bukan standar resmi Meta dan bukan jaminan performa. Nilainya sangat dipengaruhi industri, harga produk, margin, target audiens, kualitas kreatif, dan periode kampanye. Bila Anda sudah memiliki data historis sendiri, isi kolom target agar penilaian jauh lebih akurat.

Panduan

Cara Pakai & Pertanyaan Umum

Dari mana saya mengambil angka-angka ini?

Buka Ads Manager, pilih tab Ad Sets, atur rentang tanggal, lalu tampilkan kolom: Amount spent (Belanja), Impressions (Impresi), Reach (Jangkauan), Link clicks (Klik tautan), Results (Hasil), dan Purchase conversion value (Nilai konversi). Salin angkanya ke tabel di atas, atau tempel langsung lewat kotak “Tempel data dari Excel”.

Apakah data saya aman?

Ya. Seluruh perhitungan dijalankan di dalam browser Anda. Tidak ada data yang dikirim ke server, tidak ada login, dan tidak ada akses ke akun iklan Anda.

Seberapa akurat hasilnya?

Perhitungan metrik bersifat pasti karena memakai rumus standar. Yang bersifat estimasi adalah penilaiannya: skor dan rekomendasi dibandingkan terhadap target Anda, atau benchmark bawaan bila target kosong. Karena itu hasil tool ini adalah analisis awal, bukan pengganti evaluasi bisnis Anda.

Bagaimana menentukan target yang realistis?

Mulai dari margin. Bila margin kotor Anda 40%, maka break-even ROAS adalah 1 ÷ 0,4 = 2,5 — di bawah angka itu iklan Anda merugi. Target ROAS yang sehat biasanya diletakkan di atas break-even, misalnya 3,0. Untuk lead, hitung dari nilai rata-rata satu pelanggan dikalikan tingkat closing Anda.

Kenapa ad set saya diberi label “Data Belum Cukup”?

Karena belum mencapai ambang minimal 50 klik atau 5 hasil. Di bawah ambang itu, angka seperti CVR dan CPA masih sangat fluktuatif, sehingga tool sengaja tidak memberi rekomendasi Scale maupun Hentikan agar Anda tidak salah mengambil keputusan.